Perempuan Yang Dicintai Suamiku (disadur dari email seorang teman)

Posted by aybelle90 on 9:22 PM comments (0)

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku.

Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah

Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.

Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia

cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah,mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.


Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang. Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami

makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas.Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu

suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.


Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara,

seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.


Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya

bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.


Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan

komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.


Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,

" Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu

ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, " lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !


Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku

melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.


Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.


> Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai

> perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu,

> apa

> yang bergejolak dihatinya.

>

> Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku

> tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis

> kemudian.

>

> Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7

> tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia

> berhasil

> membuka password email Papa nya, dan memanggilku, " Mama, mau lihat surat

> papa

> buat tante Meisha ?"

>

> Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,

>

> Dear Meisha,

>

> Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi

> seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini,

> bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku

> mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.

>

> Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku

> sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku

> memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku

> tidak

> menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2

> terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak

> sanggup

> mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk

> mengisi

>

> kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.

>

> Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta

> untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2

> beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya.

> Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami,

> namun

> tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.

>

> Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah

> menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang

> komitmen

>

> pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal

> aku

> bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang

> dia

>

> inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan

> tubuhku,

> tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun

> ada

>

> tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti,

> you

> are

> the only one in my heart.

>

> yours,

> Mario

>

> Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru

> berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan

> menyayangiku.

>

> Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah

> bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain.

>

> Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis

> surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan

> aku

> letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.

>

> Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya.

> Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu

> aku

>

> belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran,

> karena

> aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan

> baju.

> Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku

> malu

> terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia

> memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.

>

> Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa

> aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari

> suaminya ?

> Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak

> menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan

> mengangguk

> dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.

>

> Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya

> dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya.

> Dengan

> pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan

> itu.

> Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu

> mencintainya.

>

> **********

>

> Setahun kemudian…

>

> Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata

> berlinang. Tanah pemakaman itu

> masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.

>

> " Mario,

> suamiku….

>

> Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku

> pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku

> begitu

> terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku

> ketika aku

> tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin

> memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan

> tidak

> memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan

> menuruti

> keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria,

> telah

> memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan

> apa

> saja untukku…..

>

> Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari

> setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari

> seorang

> teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.

>

> Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, "

> kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku

> sudah

>

> memilihmu menjadi istriku ?"

>

> Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.

>

> Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak

> pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu.

> Aku

> bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.

>

> Istrimu,

> Rima"

>

> Di surat yang lain,

>

> "………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau

> tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku

> tidak

> pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat

> cahaya

> yang

> penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang

> Meisha……"

>

> Disurat yang kesekian,

>

> "…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta

> padaku.

>

> Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak

> lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak

> jika

> emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai.

> Aku

> tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar

> dengan

> ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu

> meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku

> merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku

> suapi,

> aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit

> saat

> engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu

> bermasalah…….

>

> Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu,

> aku akan tetap berusaha dan menantinya…….."

>

> Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua

> mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu

> disampingnya.

>

> Disurat terakhir, pagi ini…

>

> "…………..Hari

> ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau

> tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena

> hari

> ini

> aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar

> membuatnya

> dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang

> hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai

> motor.

>

> Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar

> kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju

> supaya

> tidak sakit.

>

> Tahukah engkau suamiku,

>

> Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita

> pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar

> kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu

> ?………"

>

> Jelita menatap Meisha, dan bercerita,

>

> " Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh

> aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya

> kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama

> seperti

> siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi

> aku

> selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama

> menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan

> tinggi……

> aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih

> memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……" Jelita memeluk Meisha dan

> terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit

> di

>

> hatinya, tapi dia sangat dewasa.

>

> Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi

> pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin

> Rima

> membacanya.

>

> Dear Meisha,

>

> Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia

> tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia

> pulang

> dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan

> memeluknya.

> Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku

> mulai

>

> bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?

>

> Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau

> sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku

> akan

>

> membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor

> kemana-mana.

> Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….

>

> Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang

> masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam.

> Semuanya

> telah terjadi, Mario. Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang,

> ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.

Posted by aybelle90 on 9:22 PM comments (0)

falling in love...

Posted by aybelle90 on 8:35 PM comments (0)

here i am.. back with some more unimportant writing :D
hehe..well i kinda wanna talk about love..

love love love love..
what is love after all..?
what is it???

*sigh*
when we are in love.. we can have the greatest feelings in the world..
either its a sad feeling.. happy feeling.. nervousness.. everything..

i heard this quote long before i wrote this,
"loving someone means giving them the chances to break your heart.."

this got me thinking.. a lot.. is it true that when you love someone, you automatically give them the chance to break your heart?
well.. i think thats not fully wrong..
because when we fall in love, that means we are ready to get our heart broken..
"why all good things come to an end?" thats what Nelly Furtado trying to ask in one of her famous song.
honestly, I always have the exact same question running through my mind....

for example.. at first you were friends.. really good friends.. everything was going so well until one day you both realize that you each other more than just friends.. then you started going out.. things were still going well.. and then this other day came and you started to think that the relationship wasnt working.. you broke up.. and then.. thats pretty much the end..
AWKWARD-NESS. the worst thing ever could happen in your life. you lost a bestfriend, and a lover at the same time. youre going to miss what you used to have. *well this is pretty much a part of my own life, i mean that happened to me once.*

and now you can see that every single thing.. the good ones.. always have their own endings..

welll.. for now, this is the end of my blog heheh :)
gotta go to sleep and think of something more interesting to write about!


love you guys!!! peaceeee

kelas webdesign yang super duper ngebosenin

Posted by aybelle90 on 6:41 AM comments (0)

hoooaahhmmm..gila ngantuk bgt gue..ini hari kedua puasa dan gue uda lemes aja kaya cacing abis keinjek bapak2 pake sepatu boot (halaaahh apa sih ga jelas banget gue..).. yang jelas gue uda selese ngerjain tugas gue, bikin website ttg volcano.. cape dehhhh..



guru gue tuh ngeselin gila..jadinya kan ni kelas dibagi dua gitu, kelas programming sm kelas web design..tadinya gue ada di kubu kanan, which is kelas programming. tapi setelah gue liat buku laknat nya, weeehhhh...makasi yaaakkk..langsung gue ngibrit ke counselor gue buat switch kelas ke webdesign..keliatannya lebih gampang gitu soalnya gue ngintip temen gue dia cuma dsuruh browsing2 website yang aneh2..



hari pertama gue pindah masi fun fun aja..orang sebelah gue aneh bgt pula, suka ketawa2 sendiri..hiiiii..kelainan ckckkckc

gue sabar sabar ajaaa..tenang...menyabarkan diri, menghibur diri gue sendiri kalo kelas kubu kiri ini jauh lebih gampang dari kubu kanan keparat itu..yaahh akhirnya gue bertahan selama 15 menit karna orang sebelah gue itu masih terus ketawa ga jelas..sampe nangis2 pula ketawanya..akhirnya gue memutuskan untuk pindah tempat duduk ke sebelah cewek yang keliatannya (mudah2an) normal.. yahh untungnya dia emang beneran normal sih..kalo gue terus duduk di sebelah bule ga jelas itu bisa ikutan gila jg gue entar, ga enak kan, jadi ga bisa nulis blog lagi (halaaahh apa coba hubungannya?)



yaudah..selama tiga hari gue masih normal..hari keempat, kelima akhirnya gue melewati minggu pertama dengan keadaan masih sehat wal afiat, tak kurang suatu apapun.. (alhamdulillah..) hahahaha.. otak gue masih ada di dengkul dan dengkul gue masih ada di kepala.. (loh?)

haha tar gue lanjutin lagi yaaa..gotta gooooo...

the irony of LOVE....

Posted by aybelle90 on 7:30 PM comments (0)

THE IRONY OF LOVE

The greatest irony of love
LOVING THE RIGHT PERSON AT THE WRONG TIME,
OR
HAVING THE WRONG PERSON WHEN THE TIME IS RIGHT

And finding out you love someone right after that person walks out of your life...
And sometimes, you think you're already over a person,
But when you see them smile at you,
You'll suddenly realize that you're just pretending to be over them.
Just to ease the pain of knowing that letting go is one way of expressing how much you love the person...

In my opinion, some are afraid to see the one they love being held by someone else...

Most relationships tend to fail not because of the absence of love.
Love is always present.

IT'S JUST THAT ONE WAS BEING LOVED TOO MUCH, AND THE OTHER WAS BEING LOVED TOO LITTLE...

As we all know that the heart is the center of the body, but it beats on the LEFT.
Maybe thats the reason why the heart is not always RIGHT...

MOST OFTEN, WE FALL IN LOVE WITH THE PERSON WE THINK WE LOVE BUT TO ONLY DISCOVER THAT FOR THEM, WE ARE JUST FOR PAST TIMES, WHILE THE ONE WHO TRULY LOVES US REMAINS EITHER A FRIEND OR A STRANGER...

So here's a piece of advice:
1. Let go when you're hurting too much.
2. GIVE UP WHEN LOVE ISN'T ENOUGH
3. MOVE ON WHEN THINGS ARE NOT LIKE BEFORE

For sure, there is someone out therewho will love you even more...

heyyy people

Posted by aybelle90 on 3:10 PM comments (3)

hahahahhaa.. haloo semua.. okeoke lets get started, nama gue puspita ayu agustine, tapi semua makhluk hidup di sekeliling gue biasanya manggil ayyu.. ada noh yang suka iseng manggil gue puspus (ya ampun emang muka gue kaya kucing ya??), trus ada juga tuhh yang kelewat kreatif manggil gue agus (sialan!!!) katanya gue kalo diatas jam 7 malem berubah wujud jadi pejantan yang kadang bernama agus/bayu/budi. sialan emang lo kira gue hemaprodit ?? (caelah bahasanya biologi abisss) hahahaha maklum dulu guru biologi gue waktu sma galaknya amit2, gue gerakin kaki aja dibentak apalagi kalo gue ga bs jawab pertanyaannya dia, beuuhhh..!! btw buat yang ga tau, hemaprodit itu artinya berkelamin ganda, which is definitely i am not.. sialan emang tu manusia2 keparat hahahah canda2 i love you guyss..

okeoke mari kita beranjak dari diskusi tentang hemaprodit, sekarang kita bisa berbincang2 mengenai sistem pencernaan, hahahahaa candaa2.. so anywaysss gue bikin blog ini karna buku diary gue uda penuh sama coretan2 benang kusut ala anak TK dan gue juga males ngeluarin uang buat beli buku diary baruu secara pasti bakal gue penuhin lagi dalam selang waktu kurang lebih 3 hari which is bakal wasting my limited money.. hahahahhaa maklum yeaa gue orangnya suka ngabisin uang jadi setiap dapet uang dr bonyok langsung gue abisin saat itu juga beli apapun yang catch my eyes hehehhehe gimana ya, emang bawaan dari lahir sihhh :D

so the point is..... gue pikir mendingan gue manfaatin aja tuh teknologi terbaru (yaa ga baru2 juga siiihhhh) yang berjudul "blog". so here i am, typing my thoughts and share it with all of you (yang mau baca tentunya - ato kalo boleh bilang, yang gue paksa baca) hehehehehhee gapapa yaa? amal dikit ahh buat mengenal gue lebih jauh, hehe ga penting banget sih gue.

hehehhee so yeahhh gue ayyu, umur gue 17 tahun (yayy!!!akhirnyaaa!!), hehe terus terus gue sekolah di Walt Whitman High School (yeahh i dont live in indo..) which is located in Bethesda, tau ga bethesda dimana?? tau nggak?? (maksa gitu ceritanya) .. hehehehe iseng amat gue ya? so people, bethesda itu di maryland.. sekarang saya tanya "kalian tau nggak maryland itu dimana??" (pake gaya guru biologi gue dulu waktu masih di indo) hahaha... yeahh mungkin beberapa dari kalian yang suka melototin peta ato suka nonton dora the explorer (kan ada peta tuh di backpack nya dora) ato suka nonton discovery channel ato apalah yang pinter2 gitu, pasti ngerti kalo maryland itu berlokasi ga jauh dari washington dc which means gue tinggal di usa. ooopss hahaha keren kesannya padahal mahh kagaaaaakk sama sekali (nanti gue ceritain kehidupan "amrik" gue di sekuel blog gue selanjutnya yaa (jangan protes, gue ngetik cape juga neh jari gue uda jadi jempol semua sekarang) padahal mah emang dari sononya jari gue gendut2 hahaha.

yaudah pokoknya segitu aja tentang gue. gue si cuma makhluk ciptaan Tuhan biasa, nothing's special, malah mungking gue lebih "biasa" daripada orang kebanyakan. tapi jangan salah, Tuhan memberkati gue dengan kehidupan yang unik, ga jelas, penuh kejadian2 ga biasa. yaaah mungkin kalo lo udah baca nanti lo bakal mikir 'ih, apaan sih si ayyu kejadian ga penting gitu dimasukkin blog?' hahaha jadi sori2 aja nih emang peristiwa2 nya sih ga gede2 banget, ga kaya berita tsunami, pembunuhan, ato kebakaran hutan (news2 di tv sekarang ga seru kalo ga sadis ato ngerugiin banyak orang) aneh yak? semakin buruk berita semakin seru orang liatnya. dasar zaman edan... yahh anywayssss cerita2 gue emang ga se-happening itu tapi bagi gue uda kaya gempa bumi kalo gue keilangan satu sendal jepit gue. hehehehe maap2 deh.
yauda segitu dulu aja deh. satu "pengganggu" yang udah berbaik hati ngebeliin gue chocolate frapuccino udah dateng dan sesuai namanya, dia lagi menganggu gue hahaha gak gak, becanda gue ah (peace abang indra :D)
so yeaahh nanti kapan2 gue lanjutin lagi yaaaa... gotta goooo ;)